Masih Enggan Berdakwah? Baca ini!

Masih Enggan Berdakwah? Baca ini!

http://afi.unida.gontor.ac.id Bukan mahasiswa kalau bukan haus dengan ilmu. Hal itulah yang terus mengobarkan semangat Mahasiswi Unida Gontor, Aqidah dan Filsafat Islam semester 2 meski harus menjelajahi ilmu hingga ke Kota Surabaya. Menjelang akhir Februari 2019, mahasiswi AFI melaksanakan serangkaian aktivitas di luar kampus. Study Academic tepatnya.

Salah satu objek yang menjadi sasaran untuk dikunjungi adalah Kantor redaksi Majalah Hidayatullah. Penggunaan bahasa yang elegant, mudah dipahami dan bersifat ilmiah merupakan ciri khas yang dimiliki majalah ini, sehingga tulisannya mampu diterima oleh masyarakat dan tetap eksis hingga saat ini.

Meskipun semakin banyak media massa hingga media online yang marak bermunculan ditengah-tengah ini, majalah Hidayatullah tidak kalah semangat dalam penyampaian dakwah. Karena dakwah tidak boleh berhenti, ujar Ustad Bahrul selaku redaktur senior Majalah Hidayatullah.

Baca juga: Redaktur Senior Majalah Hidayatullah Sebut Pentingnya Generasi Millenial dalam Kajian Worldview 

Dari media massa ke media elektronik, Radio Suara Muslim Surabaya juga tidak kalah dalam kiprahnya untuk berdakwah dan menyuarakan energi islam dalam setiap penyiarannya. Program yang disuarakan juga dibuat menarik dan kreatif. Mozaik-mozaik islam, dakwah, siraman rohani, serta berita-berita islam lainnya merupakan program harian yang selalu didengungkan setiap harinya.

Menyiarkan program keislamaan yang shohih, elegant, edukatif dan informatif merupakan salah satu visi Radio Suara Musim Surabaya dalam upaya mengembangkan dakwah islam melalui media ini.

Berkaitan dengan dakwah yang merupakan kewajiban bagi setiap muslim, terutama mahasiwa/i Unida. Maka berbagai media yang ada di era ini perlu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Untuk terus berdakwah, meyelesaikan permasalahan umat, serta meluruskan beberapa pemikiran yang salah dan melenceng jauh dari syariat islam.  

Berdakwah bukan saja disampaikan melalui lisan, namun seiring berkembangnya teknoogi yang semakin canggih, berdakwah bisa juga dilakukan melalui melalui media tulis, media elektronik, media online dan sebagainya.

Baca Juga: Asal Usul Dan Substansi Filsafat Islam 

Mengenai dakwah, juga lebih ditekankan kepada anak-anak milenial, yang sudah menyusut dan menjauhi syariat islam. Seharusnya, anak-anak milenial inilah yang mengedepankan dakwahnya dalam berbagai aspek untuk kemajuan umat islam di masa depan.

Dimana pun jasad berpijak, disanalah terdapat ruang dakwah yang luas. Mulailah berdakwah dari hal kecil, meski hanya sekedar menulis status di media online.

Tidak ada lagi kata untuk tidak berdakwah. Tidak ada lagi kata hambatan untuk berdakwah. Dan suarakanlah dakwahmu sejak sekarang!.

Pen : Rahmah Mega

4 Comments

  1. Pingback: Redaktur Senior Majalah Hidayatullah Sebut Pentingnya Generasi Millenial dalam Kajian Worldview – Aqidah and Islamic Philoshophy

  2. Pingback: Yakin kamu Mahasiswa Guru? Berikut kriteria mental mahasiswa guru – Aqidah and Islamic Philoshophy

  3. Pingback: Menulis Masa Depan Bersama Al Ustadz Ma’mun Affany – Aqidah and Islamic Philoshophy

  4. Pingback: Mahasantri punya panggilan istimewa untuk para pendidiknya – Aqidah and Islamic Philoshophy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *