http://afi.unida.gontor.ac.id Surabaya, 26/02/19. Mahasiswi AFI Fakultas Ushuluddin semester dua mengunjungi kantor berita suara muslim Surabaya untuk mengkaji metode dakwah yang digunakan.

Rombongan langsung disambut oleh Ustadz Qahan didampingi oleh Haris selaku kepala Bagian Humas  selaku CEO Radio dakwah ini. Kegiatan diskusi sangat hidup dan penuh keakraban yang ditandai munculnya pertanya’an-pertanyaan kritis dari para peserta.

Felly, salah seorang mahasiswi asal Jawa Barat bertanya tentang metode dakwah yang digunakan oleh Radio muslim. Pertanyaan ini dilatarbelakangi konsumen radio ini adalah organisasi masyarakat yang sangat bermacam-macam.

“Organisasi masyarakat sangat banyak. Ada NU, Muhammadiyyah,  al Irsyad, HTI yang tentu memiliki manhaj yang sedikit berbeda. Bagaimana kiat kiat Radio suara muslim dalam me-manage  konten dakwah dengan melihat keberagaman tersebut?”

Ustadz Qahan menjelaskan bahwa dakwah Radio Muslim merangkul semua golongan, menghindari masalah sensitif yang bisa memicu kemarahan umat Islam di ormas (khilafiyah), tidak memakai bahasa yang kasar.

“Ada dewan syari’ah yang akan memilih hal- hal yang akan diudarakan, mulai dari kontent, pemateri dan lainya”

Silaturrahim ini menyadarkan mahasiswa akan pentingnya menggunakan media sekaligus pengelolaan yang baik agar menjadi rujukan yang “muktabar”.

ed. Dian Budi, Moh. Isom

3 Comments

  1. Pingback: Menulis Masa Depan Bersama Al Ustadz Ma’mun Affany – Aqidah and Islamic Philoshophy

  2. Pingback: Mahasantri punya panggilan istimewa untuk para pendidiknya – Aqidah and Islamic Philoshophy

  3. Pingback: Nasehat Untuk Ketua Baru | Tips Memimpin Suatu Organisasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *