Terobosan Tajam! Kolaborasi Mahasiswa Guru  “Gerakan Peduli Bahasa” Santri

Terobosan Tajam! Kolaborasi Mahasiswa Guru “Gerakan Peduli Bahasa” Santri

afi.unida.ac.id UNIDA adalah Universitas yang menjunjung tinggi sitem pendidikan. Dari segala sisi, sistem pendidikan ini lebih diutamakan dari sistem pengajaran. Sistem ini diterapkan dengan tujuan membentuk kaderisasi pemimpin yang berintelektual.

Pondok Modern Darussalam Gontor adalah lembaga pendidikan islam bersistem asrama, kyai sebagai sentral figurnya dan masjid sebagai titik pusat yang menjiwainya; Pondok yang telah berdiri sejak tahun 1926 ini memiliki sistem yang berbeda dengan sekolah yang umumnya, diantaranya :
1. Sistem asrama
2. Memiliki Metode Bahasa Inggris dan Arab
3. Pelajaran Umum 100% dan Pelajaran Agama juga 100%

Sebagai Universitas dengan kedisiplinan yang tertib; UNIDA memiliki beberapa pengurus penegak disiplin, diantaranya BAAK, DEMA, dll. DEMA adalah Dewan Mahasiswa yang mengurus kedisiplinan dalam hal kegiatan non akademis para mahasiswa. Dewan kerja mahasiswa yang dibimbing oleh DEMA yaitu SENAT; organisasi SENAT ini yang mengurus, mengatur, menjadwalkan kegiatan mahasiswa dalam jangka setahun dan DEMA sebagai pengawal serta penanggung jawab atas segala kegiatan yang diselenggarakan oleh SENAT.

Dalam kepengurusan SENAT, organisasi ini dibentuk untuk menjadwalkan kegiatan harian, mingguan dan tahunan. Untuk meningkatkan bahasa santri, SENAT memiliki terobosan tajam dengan membentuk kegiatan yang melibatkan banyak mahasiswa guru yaitu “Gerakan Peduli Bahasa”, kegiatan ini sebagai jadwal harian untuk kegiatan mahasiswa.

Kegiatan ini resmi dan sangat didukung oleh Wakil Pengasuh Pondok dan wakil Direktur KMI serta dibantu oleh staf LAC, KMI dan Pengasuhan Santri. Diadakannya kegiatan ini memiliki  beberapa tujuan, yaitu :

  • Meningkatkan Kualitas Bahasa Arab Santri, baik Lisan maupun Tulisan
  • Menumbuhkan Kesenangan Santri dalam Pelajaran Bahasa
  • Membiasakan Santri dalam Berbahasa Arab yang Baik dan Benar
  • Meminimalisir Kesalahan Santri dalam Berbahasa   

Kegiatan ini melibatkan santri kelas 1 Int, 2, 3, 3 Int, 4, dan 5 yang mendapatkan nilai bahasa (Nahwu, Shorof, T. Lughoh) terendah dalam ujian awal tahun di setiap kelasnya; setiap kelasnya diambil 5 santri dengan nilai terendah, dan Pembimbing yang dilibatkan dari guru-guru pengajar bahasa yang disetujui oleh Wakil Direktur KMI, dan pembimbing tersebut dibantu oleh asisten dari tiap kelas-kelas yang mendapatkan nilai tertinggi di agkatannya.

Pembagian kelompok diatur sedemikan rupa agar setiap keloknya terdiri dari santri yang berbeda kelas. Kelompok tersebut yang terdiri dari 5 santri bimbingan, 1 pembimbing dan 1 Asisiten.

Teknisi Acara “Gerakan Peduli Lingkungan”, di antaranya: 

  • Nama                     : Gerakan Peduli Bahasa
  • Bentuk                   : Private/Ta’hil
  • Penyampaian      : 2 kali Seminggu selama 6 Minggu (12 Pertemuan)
  • Waktu & Tempat:  
    •  Hari                                      : 2x Seminggu (Menyesuaikan Jadwal Pembimbing)
    • Tanggal                                : Menyesuaikan Jadwal Pembimbing
    • Waktu                                  : 1 Sesi 45 Menit – Pagi/Sore (Menyesuaikan Jadwal Pembimbing)
    • Tempat                                 : Berdasarkan Musyawarah setiap Kelompok

Acara kegiatan yang terselanggarakan, sebagai berikut               :              

  • Technical Meeting Guru-guru pembimbing
  • Technical Meeting Guru pembimbing beserta Santri
  • Pengarahan Asisten
  • Evaluasi Mingguan Setiap Sabtu Malam
  • Rekapan Absent setiap Rabu Malam
  • Evaluasi Pembimbing 1 kali dalam 4 kali pertemuan
  • Ujian Bahasa
  • Tasyakuran

Dengan Kegiatan ini, harapan yang diimpikan agar tercapai yaitu menjadi orang yang berintelektual dan berkualitas. Dan tetap menjungjung filsafat bahasa.

“Language is not everything but everything withot language is nothing”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *