afi.unida.gontor.ac.id Kamis malam, 22 Maret 2019, Fakultas Ushuluddin Universitas Darussalam Gontor menyelenggarakan Workshop bagi seluruh Mahasiswa semester 6 yang berjumlah 179 Peserta dari seluruh kampus. Pelatihan kali ini dipanitia oleh Senat Mahasiswa Ushuluddin Universitas Darussalam Gontor.  

Al Ustadz Syamsul Hadi Untung, M.A. M.L.S selaku Dekan Fakultas Ushuluddin membuka acara ini dengan menyampaikan tujuan diadakannya pelatihan ini adalah untuk mendorong mahasiswa dalam membuat proposal skripsi yang menjadi bukti mengenyam pendidikan dan pengajaran di universitas.

Al Ustadz Dr. Jarman Arroisi, M.A. sebagai pemateri pertama memaparkan pemembahasan mengenai pemilihan judul skripsi. Beliau menekankan bahwa sebagaimana besi baru bisa dibentuk ketika sudah dipanaskan begitu juga sebenarnya pembuatan judul, ia butuh proses panjang untuk menjadi sebuah judul yang benar-benar matang.

Mulai dengan mencari bidang atau disiplin yang kita sukai, kemudian memperluas wawasan dengan memperbanyak bacaan, barulah saat berbagai ide, pengetahuan serta wawasan tadi bercampur dan berakumulasi maka akan muncul gagasan-gagasan pikiran yang bisa kita jadikan tema untuk membuat judul.

Disini beliau juga menambahkan pentingnya menulis apa yang kita pahami, karena kalau sekedar menyusun kata-kata dan merangkai kalimat saja diluar pemahaman, maka kita akan kesulitan saat menyampaikannya.     

Pemateri kedua yaitu Al Ustadz Dr. Sujiat Zubaidi Saleh, M.A. menyampaikan desain penelitian, beliau mengulas secara panjang lebar mengenai bentuk susunan sebuah proposal, mulai dari latar belakang masalah sampai sistimatika penulisan. Beliau menandai akan sentralnya sebuah latar belakang masalah dimana ia merepresantasikan setengah nilai dari sebuah proposal, untuk itulah kita harus memastikan apakah masalah yang kita angkat benar-benar ilmiah.  

Beliaupun menimpali dalam kesuksesan sebuah penulisan proposal seseorang butuh keseriusan dan konsentrasi tingkat tinggi. Di akhir kuliah, beliau juga berpesan dengan penulisan proposal yang bagus kompetensi seseorang sebenarnya sedang diuji apakah yang ia teliti itu layak ikut dalam perhitungan atau tidak.

Oleh: Choirul Ahmad dan Hanif Maulana


One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *