afi.unida.gontor.ac.id. Mahasiswi AFI- Pada hari Jum’at, 12 April 2019, Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) UNIDA Gontor mengadakan Evaluasi Semester bersama mahasiswi di kampus Putri 1 Mantingan Ngawi. Bertempat di aula gedung Aisyah lantai 2, acara ini berlangsung dari pukul 09.30 hingga 11.30 WIB. Turut hadir di dalamnya seluruh dosen dan fungsionaris Prodi, serta seluruh mahasiswi dari semester 2 sampai 8.

Bapak Kaprodi, Ustadz Moh. Isom Mudin, M.Ud. menyampaikan, acara ini diadakan dengan tujuan tasyakuran, karena banyak prestasi yang diraih. “Prestasi disini bukan hanya sekadar dari aspek nilai, juara 1 dalam bidang tertentu, tapi ketika kita mampu melaksanakan sesuatu dalam tingkatan ihsan”, ungkap beliau.

Baca juga : INI CARA MAHASISWI GURU RANCANG STRATEGI SEMESTER BARU

Diantara prestasi itu adalah pesatnya perkembangan website prodi AFI. Setidaknya, terbukti dengan keluarnya AFI sebagai prodi dengan rangking tertinggi diantara prodi lain selama 2 bulan berturut-turut. Ini artinya, pengelola website tidak sekadar menjalankan rutinitas, asal ada unggahan, tapi dibarengi dengan ihsan, berupa istiqamah secara kuantitas dan tulisan yang berkualitas.

Evaluasi dan Rancangan tiap Fungsionaris Prodi

Hal ini pun diamini oleh dosen bagian Kemahasiswaan prodi, Ustadzah Nabila Huringiin, M.Ag. Beliau mengajak seluruh Mahasiswi AFI turut aktif mengembangkan diri dalam menulis, dan diantara wadahnya melaui website ini. “Nanti perlu ada pelatihan, kalian juga harus menyumbangkan tulisan, baik berupa berita, artikel atau lainnya”, tegasnya.

Mahasiswi AFI
Evaluasi Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Bersama Seluruh Dosen Fungsionaris Prodi

Adapun terkait Kurikulum, Ustadz Ahmad Farid Saifudin, M.Ud memaparkannya dengan sangat jelas dan cukup rinci. Dengan alat bantu slide, beliau menyebut bahwa semua sebaran mata kuliah merupakan jabaran dari visi-misi kampus dan Prodi, yang berpusat pada empat bidang keilmuan; Ilmu Kalam, Filsafat Islam, Tasawuf, dan Islamisasi Ilmu.

Baca juga : Family Gathering Mahasiswi guru Fakultas Tarbiyah, Ustadz Ahmad Suharto: “Merumuskan Sibghoh”

Tiap bidang tadi, sebut Ustadz Farid, dipegang oleh dosen pakar dan memiliki spesifikasi, seperti Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Ed., M.Phil., Dr. Nurhadi Ihsan, MIRKH., dan Dr. M. Kholid Muslih, M.A., dan ditambah dosen-dosen lain yang menyokongnya.

Perlu diketahui, tiap bidang tadi memiliki jabaran dalam mata kuliah lain. “Dalam bidang Filsafat misalnya, ada Filsafat Umum, Tema-Tema Utama Filsafat Islam, Nusus Falsafiyah, Isu-Isu Filsafat Islam Kontemporer, dan banyak lagi”, jelas Ustadz Farid. Selain itu, masih ada mata kuliah suplemen dan penunjang ketrampilan, seperti Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Metodologi Penelitian.

Dengan mengenal kurikulum Prodi ini, mahasiswi diharapkan lebih memahami segala aspek keprodian, dan dalam ademis khususnya. Selain itu, mereka semakin mantap di Prodi, dan menentukan minat keilmuannya sejak dini, karena telah memahami gambarannya secara umum.

Adapun terkait tertib administrasi, khususnya dalam anggaran kegiatan, Bendahara Prodi, Ustadzah Lailah Alfi, M.Ag menjelaskan mekanisme yang tepat kepada Mahasiswi AFI . “Sebaiknya kalian segera menyusun rencana kegiatan dan membuat proposalnya, untuk kemudian diajukan ke Bagian Administrasi Keuangan pondok dan ke Bapak Wakil Pengasuh”, paparnya.

Aktif dalam Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM)

Beliau pun turut menghimbau semua mahasiswi agar aktif dalam Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) yang difasilitasi oleh kampus. Selain sebagai wadah pengembangan diri dan menambah pengalaman, keaktifan mahasiswa dalam program ini juga bernilai positif untuk Prodi ke depan.

“Ini adalah tiket awal kalian untuk berpartisipasi dalam program Mahasiswa Berprestasi yang akan diselenggarakan 9 bulan ke depan. Masih ada waktu, mulailah dari sekarang, kolaborasi dengan teman dari Prodi lain, misalnya dengan mahasiswi Ilmu Gizi, Farmasi dan lainnya”, tambahnya.

Sharing is Caring

Dalam sesi bebas, diberikan kesempatan kepada dosen dan mahasiswi untuk saling berbagi banyak hal. Diantara mahasiswi berkonsultasi terkait padatnya tugas pondok, sehingga terkadang menjadi kendala dalam mengikuti perkuliahan.

Dengan mengutip Hadits Nabi saw, Ustadz Isom menasihati bahwa selama amanat itu diberi tanpa kita minta, Allah swt. pasti akan menolong kita. Kuncinya adalah yakin dan menikmatinya. “Di saat kemauan untuk kuliah itu meninggi, disitulah kenikmatannya, apalagi ketika bisa menghadirinya”, imbuh beliau dengan semangatnya.

Ustadzah Maria Ulfa, M.Fil. menambahkan, semua dosen yang hadir juga pernah merasakan hal yang sama, dan semua berhasil melaluinya. Tinggal ketekunan kita dan bagaimana kita mengatur waktu dengan baik. “Jangan lupa, libatkan Allah swt. dalam setiap aktifitas kita”, pungkas Ustadzah dalam nasihatnya.

[Rep. Muhammad Faqih Nidzom]

One Comment

  1. Pingback: Mahasiswi Guru Rancang Strategi Semester Baru-ini cara mereka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *