Rentetan kegiatan yang ada di Universitas Darussalam Gontor tak pernah sepi dan terhenti. Dari mulai kegiatan pendaftaran mahasiswa baru pada bulan Syawal lalu, hingga perhelatan Pekan Perkenalan khutbatu-l-Arsy yang baru saja berlalu. Kini sudah ada saja kegiatan yang baru..!

Ya.. begitulah dinamika kehidupan para mahasiswa UNIDA Gontor. Sebuah Institusi perguruan tinggi pesantren yang bernuansakan islami, dimana seluruh mahasiswa dan dosen tinggal dalam sebuah ruang lingkup kehidupan yang madani.

Pergerakan kegiatan yang ada, sungguh sangat luar biasa!. Bahkan sangking banyaknya penulis berita sampai bingung mau menuliskan yang mana.

Dari mulai ospek mahasiswa, Wisuda, hingga perlombaan olahraga silih berganti tak ada jeda. Dan sekarang sudah menanti konferensi Bersama, Al-Hambra, Idul Adha dan puncaknya Ujian Tengah Semester katanya.

Siapa yang tak tertegun mendengar kata UTS. Manakala MC kuliah umum babak ke-4 mengumumkan bahwa ujian akan dilaksanakan dalam dua minggu kedepan.

Sontak para mahasiswa berteriak atas ketidak percayaannya. Perasaan baru kemarin masuk kuliah malah sudah setengah semester lamanya.

Demikianlah arus kegiatan para mahasiswa yang tak ada henti-hentinya. Hal ini selaras dengan nilai-nilai falsafah yang di ajarkan oleh UNIDA Gontor kepada para mahasiswanya: “Istirahat yang sesungguhnya ialah pergantian dari satu pekerjaan kepekerjaan lainnya”

الرّاحة في تبادل الأعمال

Bahkan mereka di haruskan untuk terus bergerak dengan kegiatan-kegiatan yang bernilai dan tetap positif. Sehingga nantinya akan menimbulkan gesekan-gesekan keberkahan dari suatu kegiatan yang dilakukan.

تحرك!! فإن في الحركة بركة

“Bergeraklah!! Sesungguhnya didalam pergerakan terdapat keberkahan”

Nilai-nilai inilah yang menjadi acuan sehingga kegiatan-kegiatan yang ada di UNIDA Gontor tak pernah terhenti walau di saat waktu liburan sekalipun.

Ujian Tengah Semester (UTS), tidak hanya sebagai barometer sejauh mana pencapaian pembelajaran itu dilakukan. Tetapi ia juga sebagai pengingat bagi para mahasiswa yang terkadang lupa untuk apa mereka berada di UNIDA.

Sehingga pencapain dan nilai-nilai pendidikan yang ada di UNIDA Gontor tetap terjaga, bukan hanya dari segi akademis namun juga dari segi non akademis. Wallahu a’lam. (Joko Kurniawan)

One Comment

  1. Pingback: Nasionalisme : 17 Agustus Harga Mati !! Peringatan 17 Agustus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *