afi.unida.gontor.ac.idDalam pertemuan dosen dan tenaga kependidikan UNIDA Gontor yang diinisiasi oleh BAUK, Sabtu (24/08/2019) Direktur PKU Gontor, Ustadz Khoirul Umam, M.Ec menyampaikan nilai Khidmah dan perjuangan seperti yang diajarkan Gontor. Berikut beberapa catatan penting yang dirangkum salah satu dosen Prodi AFI, Ustadz M. Shohibul Mujtaba:

Agenda rapat dwipekanan dosen merupakan sarana untuk menguatkan tali silaturrahim. Jika di Gontor ada Kamisan, maka di UNIDA Gontor ada Sabtuan, baik dengan Direktorat Islamisasi Ilmu ataupun dengan BAUK, bagian Ketenagaan. Selain sebagai saran memperkuat tali silaturrahim, fungsi penting lainnya adalah untuk sama-sama memperbaiki niat kita dan sarana untuk saling menasehati.

Baca Juga: “Guru Ngaji” Versi Falsafah Gontory

Ada peringatan yang sangat tegas dalam hadits bagi orang-orang yang diberikan ilmu oleh Allah Swt (layaknya dosen dan mahasiswa). Berikut Haditsnya:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((إنَّ أَولَ النَّاسِ يُقْضَى يَومَ القِيَامَةِ عَلَيْهِ رَجُلٌ اسْتُشْهِدَ، فَأُتِيَ بِهِ، فَعَرَّفَهُ نِعْمَتَهُ، فَعَرَفَهَا، قَالَ: فَمَا عَمِلْتَ فِيهَا؟ قَالَ: قَاتَلْتُ فِيكَ حَتَّى اسْتُشْهِدْتُ. قَالَ: كَذَبْتَ، وَلَكِنَّكَ قَاتَلْتَ لأَنْ يُقَالَ: جَرِيءٌ! فَقَدْ قِيلَ، ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ حَتَّى أُلْقِيَ في النَّارِ. وَرَجُلٌ تَعَلَّمَ العِلْمَ وَعَلَّمَهُ، وَقَرَأَ القُرآنَ، فَأُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ فَعَرَفَهَا. قال: فَمَا عَمِلْتَ فِيهَا؟ قَالَ: تَعَلَّمْتُ العِلْمَ وَعَلَّمْتُهُ، وَقَرَأتُ فِيكَ القُرآنَ، قَالَ: كَذَبْتَ، وَلكِنَّكَ تَعَلَّمْتَ لِيُقَالَ: عَالِمٌ! وَقَرَأتَ القُرْآنَ لِيُقَالَ: هُوَ قَارِئٌ؛ فَقَدْ قِيلَ، ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ حَتَّى أُلْقِيَ في النَّارِ.
وَرَجُلٌ وَسَّعَ اللهُ عَلَيْهِ، وَأعْطاهُ مِنْ أصْنَافِ المَالِ، فَأُتِيَ بِهِ فَعَرَّفَهُ نِعَمَهُ، فَعَرَفَهَا. قَالَ: فَمَا عَمِلْتَ فِيهَا؟ قال: مَا تَرَكْتُ مِنْ سَبيلٍ تُحِبُّ أنْ يُنْفَقَ فِيهَا إِلا أنْفَقْتُ فِيهَا لَكَ. قَالَ: كَذَبْتَ، ولكِنَّكَ فَعَلْتَ لِيُقَالَ: هُوَ جَوَادٌ! فَقَدْ قِيلَ، ثُمَّ أُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ ثُمَّ أُلْقِيَ في النَّارِ)). رواه مسلم.
((جَرِيءٌ)) بفتح الجيم وكسر الراء والمد: أيْ شُجَاعٌ حَاذِقٌ.
يشهد لهذا الحديث قوله تعالى: {مَن كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لا يُبْخَسُونَ * أُوْلَئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الآخِرَةِ إِلا النَّارُ وَحَبِطَ مَا صَنَعُواْ فِيهَا وَبَاطِلٌ مَّا كَانُواْ يَعْمَلُونَ} [هود: 15، 16]. (رياض الصالحين، للنووي)

Dalam sesi ini, kita akan berusaha menjawab satu pertanyaan penting, yaitu: “Kenapa kita ada di UNIDA Gontor?” Jawabannya bisa beragam, di antaranya adalah karena kita bangga berada di tempat yang core-nya adalah keikhlasan, lembaga yang di dalamnya ada orang orang yang sedang bersama-sama berjuang dan beramal shalih.

al-Ustadz. Khoirul Umam

Jangan berpikir bahwa mengurus kepangkatan adalah hal yang itu hanya terkait dengan kepentingan anda, tapi lebih dari itu, mengurus itu semua adalah untuk institusi kita, untuk kemajuan pondok kita. (Hal ini beliau sampaikan karena sesi sebelum beliau, diisi terkait program SISTER dari BAUK).

Semua pekerjaan kita akan menjadi beban berat dan hampa jika tidak ada “nawaitu” yang benar.

UNIDA Gontor bukan milik perorangan, tapi lembaga ini adalah lembaga wakaf, milik seluruh umat Islam (Seluruh umat Islam memiliki tanggungjawab menjaga kelestariannya). Apapun yang kita lakukan adalah untuk kepentingan pengembangan wakaf, untuk kepentingan ‘izzatul Islam wal muslimin.

Tidak ada satupun pendidik yang ada di UNIDA Gontor ini yang ada niatan mendidik mahasiswa sekadar supaya mahasiswa bisa/mampu mencari hal-hal yang sifatnya materiil. Kita semua mendidik dalam rangka mencetak pejuang khilafatuLlah, memakmurkan bumi Allah karena Allah SWT semata.

Baca Juga: Memaknai Istilah “Singa Betina”

Jangan pernah berkecil hati, apalagi berprasangka buruk terkait hal baik yang kita lakukan di UNIDA Gontor ini meskipun itu kecil. Bisa jadi saat nanti kita meninggal, kita kaget dgn apa yang Allah akan berika kepada kita? Ketika kita bertanya kepada malaikat, ia menjawab: Ini adalah pahala dari pekerjaanmu yang selalu mengalir karena amal shalehmu yang kamu berikan di UNIDA Gontor.

Urusan yang itu terlihat bersifat duniawi harus bisa kita maknai sebagai sarana pemberat timbangan amal shaleh kelak di Akhirah.

Kita semua bertanggungjawab menjaga suasana dimana dosen siap/ikhlas mendidik dan mahasiswa siap/ikhlas dididik. Hal inilah yang akan mengundang datangnya keberkahan dari Allah Swt. Wallāhu A’lam.

Rep. Muhammad Shohibul Mujtaba
editor: Muhammad Faqih Nidzom

One Comment

  1. Pingback: Jangan Bosan Menjadi orang Shaleh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *