afi.unida.gontor.ac.id – kunjungan Wakil Presiden ke Gontor; Pondok  Modern Darussalam Gontor sudah ada sebelum Indonesia Merdeka. Maka, sebenarnya Pendidikan bela Negara Indonesia sudah dilakukan oleh Gontor dan juga pesantren yang lain sejak sebelum Indonesia merdeka, menuju merdeka dan setelah kemerdekaan. Maka, cinta NKRI para santri, Kyai dan pesantren tidak perlu dipertanyakan.

Dalam sambutan Peresmian Menara masjid Jami Pondok Modern Darusslam Gontor dan Centre for Islamic Economic Studies (CIES) UNIDA Gontor kamis 4 shafar 1441 / 3 Oktober 2019, Ayahanda KH. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan pesan-pesan kebangsaan. Baginya semboyan NKRI harga mati itu masih kurang, melainkan harus benar-benar dimanifestasikan dan diperjuangkan hingga titik darah penghabisan. Beliau menegaskan “ NKRI harga mati bagi saya kurang, NKRI harga mati sampai mati”. Semboyan menggetarkan yang disambut tepuk tangan para hadirin.

“NKRI Harga Mati, Sampai Mati”: Tegas Ayahanda KH. Hasan Abdullah Sahal

Pesan ini tidak lahir dari ruang kosong. Di hadapan Bapak Wakil Presiden, Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia, dan Ibu Gubernur Jawa Timur dan tamu undangan, Beliau menyampaikan pesan bahwa kekayaan dan keindahan melimpah ruah Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia memang menjadi  incaran bangsa asing. Dengan berbagai upaya, mereka mengadu domba seluruh anak bangsa agar terpecah belah. Untuk itu harus terus waspada dan menjaga persatuan.

baca juga JK Minta Ponpes Gontor Ajarkan Ekonomi Syariah

“Saya tidak rela, ada kaki asing masuk nginjak kaki tanah air Republik Indonesia. Aset-aset kita, kaya Indonesia, Indonesia ini kaya jangan sampai dikoyak-koyak, jangan sampai dikotak-kotak. Alhamdulillah sampai sekarang, siapapun juga yang akan mengkotak-kotak, mengkoyak-koyak Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan menghadapi kita semuanya. Karena apa? kita membina NKRI sejak sebelum merdeka hingga sampai merdeka”.

Beliau menerangkan bahwa Gontor sudah mengajarkan pendidikan bela negara sejak sebelum merdeka. Lagu kebangsaan Republik indonesia sudah dinyanyikan di pesantren sejak Indonesia merdeka. Bahkan sebelum merdeka, pesantren Gontor sudah menyanyikan lagu-lagu Nasional sebagai bentuk cinta tanah Air. Gontor juga tidak puas hanya mendidik dengan empat pilar, tetapi berpuluh-puluh pilar kebangsaan.

baca juga BAHAS PAPUA DAN IBU KOTA, MAHASISWA AFI LANGSUNG KE ISTANA WAPRES

“Pondok ini sejak sebelum merdeka membina ummat dan bangsa dalam bidang pendidikan, alhamdulillah, Presiden pertama, kedua, dan ketiga sampai ke tujuh datang ke sini (red. Gontor) semuanya, mereka menyetujui, merestui, dan menganggap bahwa ini adalah  aset Negara Republik Indonesia”

 Pen : Moh. Isom Mudin
Dosen Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Universitas Darussalam Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *