Studi Akademik: Wawasan dan Relaksasi

Studi Akademik: Wawasan dan Relaksasi

Hari ini, Senin, 30 Desember 2019, Universitas Darussalam Gontor (UNIDA) Kampus 4 mengadakan Pembekalan Studi Akademik (SA) yang akan dilaksanakan esok hari, Selasa, 31 Desember 2019. Acara ini akan diikuti oleh 84 mahasiswa yang terbagi menjadi dua program studi, yaitu Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) dan Studi Agama-agama (SAA)

Acara yang dimulai pukul 16.30 WIB ini, dibuka oleh Al-Ustadz H. Syamsul Hadi Untung, M.A, M.Ls, selaku Dekan Fakultas Ushuluddin Universitas Darussalam Gontor. Mendatangi acara ini, beliau didampingi oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) dari masing-masing program studi, yaitu Al-Ustadz Moh. Isom Mudin, M.Ud selaku Kaprodi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) dan Al-Ustadz Asep Awaludin, M.Ag selaku Kaprodi Studi Agama-agama (SAA).

Baca juga :Al-Ustadz Syamsul Hadi Untung: “Plan What You Do, Do What You Plan

Orientasi Studi Akademik

Di acara ini, para mahasiswa peserta Studi Akademik diharapkan memahami orientasi dari diadakannya Studi Akademik ini. Al-Ustadz Syamsul Hadi Untung dalam pidatonya menyampaikan pokok-pokok tujuan adanya Studi Akademik (SA) ini, yaitu:

  • Studi Akademik Merupakan Agenda Tahunan Fakultas

Para mahasiswa diwajibkan mengikuti acara ini, karena Studi Akademik termasuk di dalam kurikulum perkuliahan. Mahasiswa yang tidak mengikuti Studi Akademik, tidak diperkenankan ikut Studi Pengayaan Lapangan (SPL) di semester 6, dan mahasiswa yang tidak mengikuti Studi Pengayaan Lapangan tidak dapat mengajukan judul skripsi, dan seterusnya.

  • Studi Akademik Menjadi Sumber Informasi

Materi yang akan didapat para mahasiswa peserta SA menjadi pelengkap pengetahuan yang telah mereka dapat selama mereka belajar di bangku perkuliahan atau di luar perkuliahan. Materi ini bias menjadi sangat penting, karena informasi didapat dari narasumber langsung sehingga dapat dipastikan kakuratannya

  • Mengembangkan Sikap Ingin Tahu

Rasa ingin tahu dapat dikembangkan dengan mengunjungi objek-objek SA. Rasa ini dilatih dengan menggali informasi yang ada di setiap objek yang dikunjungi ketika SA.

  • Menyediakan Pengalaman yang Penting untuk Mahasiswa

Selain mendapat informasi, mahasiswa juga akan mendapat pengalaman yang berharga dari acara SA. Pengalaman dapat berupa pengalaman bertanya, berdiskusi dan menjalin hubungan dengan orang lain. Pengalaman ini sangat berguna, karena berkomunikasi dengan orang dari latar belakang, visi dan misi yang berbeda adalah sulit.

  • Relaksasi

Perkuliahan selama kurang dari satu tahun ini cukup membuat para mahasiswa penat. Dengan acara SA ini, mahasiswa dihibur dengan pengalaman baru dan informasi akurat dari narasumber nantinya.

            Jadi, dapat dipahami bahwa SA bukan hanya untuk rekreasi, namun penuh pelajaran yang dapat kita ambil didalamnya. Keseriusan dan relaksasi dalam acara ini adalah resep sempurna untuk melengkapi wawasan para mahasiswa, yang diharapkan akan berguna untuk mereka di kemudian hari.

Pen:
Jiwo Damar Jati

One comment

  1. Pingback: Peran Pesantren Terhadap Indonesia | Pesantren Tebuireng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *