Oleh: Nadya Sabila
Mahasiswi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Semester VI

afi.uniad.gontor.ac.id – Akhir-akhir ini masyarakat Indonesia dihebohkan dengan berita yang meresahkan dengan tersebarnya virus menular dan mematikan, dikenal dengan “Virus Corona (Covid-19)”. Virus ini mulai muncul dan berkembang pada tahun 2019 di kota Wuhan, dan menyebar ke berbagai provinsi, wilayah, bahkan lintas negara. Virus ini bermula dari hewan yang kemudian di konsumsi oleh manusia manusia sehingga menular dari manusia ke manusia lainnya.  Badan kesehatan termasuk WHO, mengatakan virus Corona dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernafasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

Dilansir dari Kompas.com Ahmad Yurianto selaku juru bicara pemerintah untuk penanganan Corona dalam konferensi pers di kompleks istana kepresidenan mengumumkan adanya 35 kasus baru virus Corona (Covid -19) pada Jum’at (13/3/2020). dengan bertambahnya kasus baru tersebut, total warga Indonesia yang terjangkit virus Corona (Covid-19) hingga kini (25/03/2020) menjadi 105 Pasien, dengan 58 meninggal dunia dan 31 pasien dinyatakan sembuh.

Dengan bertambah tingginya kasus terjangkitnya virus Corona (Covid-19) di Indonesia pemerintah mengharapkan kepada segenap masyarakat dapat menjaga kesehatan dengan menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan terjangkitnya virus Corona (Covid-19).

Lalu bagaimana cara melindungi diri dari penularan virus Covid-19?..

Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit CDC (Centers for Disease Control and Prevention) menjelaskan bahwa virus Corona bisa menular melalui beberapa hal. Yakni kontak langsung seperti berjabat tangan atau bersentuhan, melalui udara dari batuk dan bersin, menyentuh benda atau permukaan yang terdapat virus di atasnya, atau kontaminasi tinja dalam kasus yang jarang terjadi.

WHO sendiri memberikan arahan berbagai cara melindungi diri agar tidak tertular virus Corona, di antaranya:

  1. Biasakan diri mencuci tangan dengan sabun
  2. Saat batuk atau bersin, tutup mulut dan hidung dengan tisu dan siku
  3. Hindari kontak langsung dengan siapa pun yang menderita batuk atau demam
  4. Jika menderita batuk, demam dan sulit bernafas segera mencari perawatan medis lebih awal dan bagikan riwayat perjalanan sebelumnya dengan penyedia layanan kesehatan
  5. Hindari konsumsi produk hewani mentah atau setengah matang. Daging mentah, susu atau organ hewani harus ditangani dengan hati-hati untuk menghindari kontaminasi silang dengan makanan mentah sesuai praktik keamanan pengamanan yang baik
  6. Memperbanyak mengonsumsi buah dan sayur.

Pandangan Islam tentang Pentingnya Kebersihan

Islam mengajarkan kebersihan, seperti yang dijelaskan dalam hadist ”Kebersihan adalah sebagian dari iman” (HR. Tirmidzi). Karenanya sudah sepatutnya bagi kita sebagai makhluk hidup untuk selalu menjaga kebersihan diri masing-masing. Menjaga kebersihan diri merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga diri kita agar tetap sehat, serta mengurangi resiko terjangkitnya suatu penyakit.

Jutaan ‘mikro bakteri’ mudah tersebar salah satunya melalui kontak fisik secara langsung contohnya berjabat tangan dengan orang yang terinfeksi penyakit. Selain itu, manfaat dari menjaga kebersihan diri berefek pada lingkungan sekitar. Tidak hanya kebersihan diri yang menjadi perhatian khusus saat ini akan tetapi lingkungan sekitar demi kemaslahatan.

Bermuhasabah dalam menghadapi Virus Corona (Covid-19)

Adanya wabah penyakit Covid-19 saat ini, menjadi wasilah untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah. Sarana muhasabah diri sendiri bahwa nikmat sehat itu mahal dan tidak bisa  dibeli. Islam adalah agama sempurna, segala syariat yang diperintahkan oleh agama memiliki hikmah di dalamnya.

Berita yang dilansir dari web resmi pemerintah provinsi Aceh, memberi instruksi yang dituang dalam surat edaran Nomor: 440/4820 yang ditandatangani Nova Iriansyah selaku gubernur Aceh pada 12 Maret 2020.

“Masyarakat Aceh dihimbau menjaga wudhu, untuk memperbanyak dzikir, ibadah serta hindari semua jenis maksiat dan semua perbuatan yang jauh dari nilai-nilai agama dan syari’at Islam”.

Dalam video yang beredar di media sosial berdurasi 1.48 menit, Dr. Luthfi Parewangi, SpPD, dokter spesialis penyakit dalam di Makassar mengatakan, bahwa kita orang Indonesia tidak perlu was-was terhadap virus Corona, “Virus-virus itu akan cepat hancur dengan air. Apalagi kaum muslimin yang sering berwudhu lima kali sehari dengan membersihkan mulut, hidung, dll. Itu adalah rahmat tersendiri di luar dari nilai ibadah yang ada dalam Islam. Virus-virus itu akan mati ketika kita berwudhu. Mala jagalah wudhu Anda” ungkapnya secara jelas. Wallahu a’lam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *