Islam bukanlah hanya agama, namun juga sebuah peradaban yang sempurna. H.A.R Gibb pun dalam bukunya “Whither Islam? A Survey of Modern Movements in the Moslem World” (hal. 12) mengatakan: Islam is indeed much more than a system of theology, it is a complete Civilization.Maksudnya bahwa Islam itu tidak hanya sebatas agama saja, melainkan sebuah peradaban yang sempurna. Oleh karenanya, kurang betul jika ada yang berpendapat bahwa Islam itu hanya sebatas ritual.

Ada beberapa penentang – penentang Islam, sekaligus merusak dalam tananan keislaman, diantaranya adalah: Pertama, Kristenisasi. Istilah kristenisasi dipakai oleh kaum Salib yang pada hakikatnya telah dingkapkan oleh Zwemmer (ketua misionaris Kristen dunia).

Dalam buku pintar Sejarah Islam yang mengutip dari sebuah lembaga internasional yang membahas ideologi misionaris Kristen pada tahun 1991, jumlah lembaga khusus untuk kristenisasi mencapai angka 120.880. Untuk kegiatan kristenisasi ini, perlu disiapkan unit komputer, eksemplar buku, majalah mingguan, Kitab Injil, radio serta televisi. Dengan hitungan banyaknya persiapan ini, jumlah biaya yang dikeluarkan untuk misi kristenisasi mencapai sekitar 181 milyar dolar.

baca juga Bahaya Ideologi PKI, bagi Generasi Bangsa

Tujuan daripada kristenisasi inilah untuk menyebarkan dan mengajarkan ajaran agama Kristen. Kristenisasi ini berakar pada kekalahan kaum Kristen di Perang Salib melawan kaum Muslim.  Pendeta Mibez berkata: “Perang Salib yg telah dimulai misionaris-misionaris kita pada abad 17 M masih berlangsung sampai saat ini”. Kegiatan kristenisasi inilah difokuskan pada negara-negara yg miskin, seperti Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Pakistan, dan Afrika.

Kedua, Sekularisme. Pemikiran yang berprinsip memisahkan antara agama dan negara atau kehidupan. Lahir di Eropa saat Revolusi Prancis yg meletus pada abad 18 M. Dan merupakan ideologi ciptaan Yahudi. Penulis Amerika Willian Guy Carr berkata:  Yahudi berada dibalik konsep pemisahan agama dan negara. Dikuatkan juga oleh potokol para petinggi Zionis:  Takkan butuh waktu lama bagi kita untuk bisa menyaksikan kehancuran Kristen. Bangsa Eropa ketika itu telah membuang jauh-jauh agama batil mereka, agama memerangi ilmu pengetahuan dan ilmuwan.

baca juga AQIDAH, KALAM, THEOLOGY, WORLDVIEW DAN PEMIKIRAN ISLAM; MIRIP TAPI TIDAK SAMA

Ketiga, Masonisme (jaringan Zionisme). Tujuan masonisme ini bercita-cita membangun Solomon Temple dan hegemoni bangsa Yahudi atas seluruh dunia. Banyak slogan-slogan yang sering disebarkan masonisme, antara lain; a). Tak seorangpun dapat diajukan menjadi anggota Mason kecuali memiliki nasab murni, riwayat hidup yang baik, melawan kebatilan, dan membela kebenaran. b). Masonisme mengajak kepada kebebasan, kesetaraan, persaudaraan antarumat manusia. c).  Seruan pada persatuan agama-agama. Organisasi masonisme inilah sebenernya bertujuan untuk memerangi agama-agama, menghalalkan perbuatan-perbuatan yang tidak baik, serta mengorganisasikan berbagai revolusi dan konspirasi. Organisasi inilah sangat mudah dicapai melalui harta, seks dan suap.

Keempat, Zionisme. Organisasi ini yang bertujuan untuk menjajah Palestina lewat tangan para pekerja Yahudi yang bekerja di ladang dan pabrik. Selain itu juga, Zionisme berusaha menyusun sejumlah rencana untuk memuluskan tujuan mereka menguasai dunia dan memenuhi tuntutan-tuntutan berdirinya ideologi Yahudi.

Bahkan yang paling terkenal sejak dahulu sampai sekarang ini adalah, Syiah Itsna Asya’irah. Konon, menurut sejarah bahwa syiah ini ada hubungannya dengan Yahudi, seperti yang telah dipaparkan oleh Syeikh Ihsan Ilahi Dhahir bahwa “anna al-Syiah min dumyatil al-Yahud”. Syiah yang diam-diam sebagai penentang ajaran agama Islam, dari rukun iman dan rukun Islamnya bahkan cara pandang merekapun berbeda.

Dari penjelasan di atas, aliran-aliran tersebut yang selalu menentang ajaran dan pergerakan Islam.

Penulis: Achmad Reza Hutama Al Faruqi (Dosen prodi AFI UNIDA Gontor).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *