Keistimewaan Bulan Rajab

Keistimewaan Bulan Rajab

afi.unida.gontor.ac.idAlhamdulillah, Segala puji bagi Allah yang selalu mencurahkan nikmatnya kepada kita semua sehingga sampai sekarang kita dapat menghirup segarnya alam, dapat melihat indahnya ciptaan Allah dan masih diberikan kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga kita tercinta. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad penutup para Nabi, dan pemuka para Rasul dan kepada keluarganya, para sahabatnya.

Bulan Rajab adalah bulan ketujuh dalam penanggalan hijriyah, bulan sebelum Sya’ban dan Ramadan. Tepatnya 2 bulan sebelum puasa Ramadandan pada tahun ini 1 Rajab 1442 Hijriah akan jatuh pada hari Sabtu, 13 Februari 2021 hingga tanggal 14 Maret 2021. Pada bulan Rajab, banyak sekali keistimewaan yang dapat dicapai oleh setiap umat muslim. Bulan ini juga merupakan momentum terjadinya peristiwa Isra Miraj.

Kesibukan dunia harus diimbangi dengan orientasi akhirat. Dzikir pagi, siang, dan sore disetiap alunan waktu yang berjalanan semakin syahdu dalam dekapan-Nya. Mulai dari sholat, puasa, baca Alquran dan doa-doa selama bulan Rajab membuat hati selalu dekat denga-Nya.

Oleh karena itu seyogianya kita dapat mengawali bulan ini dengan berdoa agar supaya kita dapat syafa’at maupun pertolangan dan ampunan atas segala dosa yang telah kita perbuat, karena tidak dapat dipungkiri bahwa manusia adalah tempat salah dan dosa baik dari sengaja maupun tidak sengaja.

Berikut doa bulan Rajab:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ  

 “Ya Allah, anugerahkanlah keberkahan kepada kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah umur kami pada bulan Ramadlan.”


Dan marilah kita senantiasa berusaha meningkatkan ketakwaan dan keimanan kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan menjalankan semua kewajiban dan menjauhkan diri dari segala yang dilarang dan diharamkan.  

begitupun juga bahwa bulan Rajab adalah satu dari empat al Asyhur al Hurum, bulan-bulan haram, bulan-bulan yang suci dan mulia, yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

  إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ (التوبة: ٣٦)

 “Sesungguhnya bilangan bulan menurut Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram” (Q.S. at-Taubah: 36)..

Semoga kita semua dapat kembali merasakan indah dan nikmatnya beribadah di bulan-bulan yang penuh berkah dan mulia ini. Amiin yaa Robbal ‘Alaminn.

Oleh: Mohammad Hotibul Umam
Staff Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Universitas Darussalam Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *