Turki dalam Khayalan di Kajian AFI CAMP

Turki dalam Khayalan di Kajian AFI CAMP

afi.unida.gontor.ac.id – Mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam Universitas Darussalam Gontor menggelar kajian dalam rangka acara AFI CAMP, Kamis (11/2/2021). Kajian dipusatkan di Hall Hotel salah satu gedung yang ada di UNIDA Gontor.

Acara tersebut dimulai pukul 16.30 WIB bersama Al-Ustadz Isom Mudin, M.Ud, beliau menjelaskan tentang tingkat pemahaman manusia, sebagaimana yang telah kami dengar beberapa rincian tingkat pemahaman manusia sebagai berikut:
1. Tsiqoh : mampu menerima dan mengungkapkan apa yang dipelajarinya dengan tepat tanpa kesalahan sedikitpun
2. Bilma’na : mampu memahami dan mengungkapkan apa yang ia pelajari sebatas ma’nanya saja walaupun lafdznya tidak sesuai
3. Pemahaman seseorang yang butuh berulang-ulang untuk dapat memahami apa yang ia pelajari.

“Kemampuan seseorang untuk memahami atau menerima ilmu itu sesuai dengan kemampuan jiwa seseorang”. Seperti pengertian ilmu yang diberikan oleh al-Attas, “Beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat pemahaman seseorang adalah bersihnya jiwa dan orang tua yang terhindar dari segala hal yang haram”. Tambah beliau.

Ada yang menarik dari kajian ini, salah satunya ialah kajian ini bertempat di depan teras Hall Hotel UNIDA Gontor, dengan suhu udara yang begitu sejuk bikin suasana nyaman dan damai seperti nama tempat kampus kami yaitu Darussalam (Kampung Damai). dengan keadaan yang demikian para jemaah kajian mudah untuk mencerna materi yang disampaikan. Kajian pun tidak terasa berjalan begitu cepatnya, seakan-akan waktu kajian yang dilaksankan dalam durasi satu jam tiga puluh menit serasa menjadi sepuluh menit.

Dengan begitu, kami menganggap kajian ini seakan-akan tidak bertempat di UNIDA Gontor melainkan seperti berada di negara lain, sebutlah negara Turki, yang mana negara tersebut memiliki bangunan yang begitu indah seperti Masjid Hagia Shopia yang selalu ramai dengan pengunjung dari berbagai negara. Hal yang demikian dapat kami rasakan saat kajian di sore hari, kajian tersebut dihadapkan dengan masjid Jami’ UNIDA Gontor yang juga tidak kalah indahnya. Keindahan interior yang mempesona membuat mata menahan untuk berkedip walaupun sedetik, sehingga tidak heran juga jika tidak sedikit orang yang mengunjunginya.

Oleh: Mohammad Hotibul Umam
Staff Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Universitas Darussalam Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *