Aqidah dan Filsafat Islam

MAKRAB : Kisah Kami dalam Kehangatan

http://unida.gontor.ac.id – Dari semua rentetan acara yang disusun oleh panitia AFI Camp, ada satu agenda yang paling ditunggu-tunggu oleh para mahasiswa. Sebuah acara yang menjadi tempat bercurah kasih, berbagi kisah, menyampaikan kesah dan megutarakan kesan serta pesan kepada seluruh anggota keluarga program studi Aqidah dan Filsafat Islam UNIDA Gontor.

            Canda tawa yang terangkum dalam satu momen ini menjadi memori yang tak terlupakan bagi seluruh anggota keluarga. Tak terkecuali dengan para dosen yang sudah menjadi orang tua bagi seluruh mahasiswa, mereka seakan lebur dengan kebahagiaan dan canda para mahasiswa yang terkadang memancing gelak tawa. Malam yang sunyi kala itu sekejap menjadi ramai dengan lelucon dari kawan-kawan mahasiswa.

            Mereka sebut malam itu dengan Malam Keakraban AFI Camp (Makrab). Setiap kepala boleh dan sangat dianjurkan mengungkapkan seluruh isi hatinya di depan kawan-kawannya dan para dosen. Tak hanya itu hobi dan bakat yang dimilikipun bisa ditampilkan pada Malam Keakraban.

            Satu persatu perwakilan dari setiap semester mengungkapkan isi hatinya sekaligus pesan-pesan untuk segenap keluarga besar AFI UNIDA Gontor. Sebelumnya, al-ustadz Farid Saifuddin menyampaikan beberapa pesan. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa dalam kehidupan prodi ada dua dunia. Dunia pertama adalah segala hal atau perkara studi akademik, sedangkan dunia kedua adalah keluarga. Sedangkan acara MAKRAB ini adalah rentetan peristiwa di dunia keluarga Aqidah dan Filsafat Islam UNIDA Gontor.

 Muhammad Basith, salah satu mahasiswa semester 2 maju dan berbicara di hadapan seluruh mahasiswa dan dosen. “Salah satu sebab saya bisa bertahan di unida tidak lain adalah sahabat-sahabat saya dan para dosen yang hebat memotivasi sehingga impian saya dapat hidup kembali” katanya pada kesempatan kala itu.

Tak hanya itu, perwakilan dari semester 6 pun juga menyampaikan pesan dan kesannya selama menjadi anggota keluarga Aqidah dan Filsafat Islam UNIDA Gontor. Dengan intonasi dan kata-kata yang mengundang tawa, ia memohon maaf atas segala kekurangan ataupun kesalahan yang selama ini dilakukan. Dari candaan dan raut wajahnya tergambar kebahagiaan dan suka cita mengikuti acara MAKRAB kali ini.

Sekarang waktunya semester 3 mengutarakan kesan pesannya. Kali ini Muhammad maju sebagai perwakilan. “Yang paling berkesan bagi saya di prodi ini adalah ukhuwah yang terjalin di dalamnya” katanya dihadapan seluruh mahasiswa dan dosen. Selain itu ia juga terkesan dengan suasana yang terbentuk di dalam kelasnya, “di kelas ada limgkungan yg baik seperti anak-anak yang baca buku dan baca quran ketika nunggu dosen” ucapnya.

Menyusul setelahnya kesan dan pesan yang disampaikan oleh perwakilan mahasiswa semester 8. Choirul Ahmad, wakil dari kawan-kawan semester 8 itu mengutarakan beberapa pelajaran yang ia dapat selama bersahabat dengan seluruh mahasiswa AFI semester 8. “Kedekatan (dengan mahasiswa semester 8) yang saya rasakan terkadang menimbulkan konflik karena sangat dekat. Kita harus pandai-pandai menghargai kebebasan orang lain” katanya dalam kesempatan itu.

Begitulah beberapa kesan dari memori yang tercipta dari kekeluargaan kami, mahasiswa dan dosen Aqidah dan Filsafat Islam UNIDA Gontor. Tak cukup sampai disitu, malam yang semakin sunyi dan hembusan angi dingin yang menusuk tulang belulang ini dihangatkan dengan bara api dibawah jajaran jagung yang diolesi perasa pedas dan campuran mentega. Kehangatan api dan candaan kawan-kawan menghilangkan rasa dingin angin malam itu. Momen-momen seperti Malam Keakraban AFI Camp ini menjadi memori yang akan terus tersimpan dalam kenangan. http://afi.unida.gontor.ac.id/?p=5098

One comment

  1. Pingback: AFI Camp : Eratkan Persaudaraan Dosen dan Mahasiswa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *