Program studi Aqidah dan Filsafat Islam berfokuskan pada kajian pemikiran Islam. Pemikiran Islam sendiri merupakan istilah yang merujuk kepada pembahasan ilmu kalam, filsafat, tasawuf, dan bisa juga meliputi kajian filsafat hukum Islam. Meskipun kajiannya berdasarkan kepada referensi klasik yang merupakan hasil dari tradisi intelektual Islam di masa lalu, namun Prodi Aqidah dan Filsafat Islam berupaya mengkaitkannya dengan kajian kontemporer masa kini. Artinya khazanah pemikiran Islam dikaji dalam konteks kekiniann atau sesuai dengan kebutuhan masa kini.

Hal ini tidak terlepas dari masi Prodi Aqidah dan Filsafat Islam untuk membekali para mahasiswa dengan pemahaman Islam yang kuat dan dapat berguna untuk mempertahankan Islam dari tantangan teologi, filsafat, ideologi, dan kultural.

Keunggulan Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam

Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam memiliki keunggulan kompetitif; mengembangkan kajian dan penelitian tentang dasar-dasar keagamaan serta pemikiran Islam yang relevan dengan kebutuhan masyarakat; mengembangkan pola pemberdayaan masyarakat yang berbasis moral dan rasionalitas keislaman, dengan tetap mendasarkannya pada al-Qurán dan al-Hadits. Harapannya agar lulusan Prodi Aqidah dan Filsafat Islam mampu menghadang segala pemikiran yang menyimpang maupun merusak yang datang dari umat Islam ataupun non-muslim (misionaris, orientalis).

Mata Kuliah yang Di Ajarkan

Mata Kuliah khusus yang diajarkan oleh Prodi Aqidah dan Filsafat Islam adalah: Orientalisme dan Oksidentalisme, Filsafat Islam, Islam dan Isu-isu Kontemporer, al-Qadhaya al-Kalamiyyah al-Mu’asyirah, Isu Kontemporer Filsafat Islam, Tasawuf, Madzahib Haddamah.

Lihat Selengkapnya Sebaran Mata Kuliah Prodi Aqidah dan Filsafat Islam

Klik Disini

Profil Lulusan

Mahasiswa Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam dididik dan diproyeksikan menjadi seorang pemimpin dan sekaligus intelektual yang dapat berpikir secara integral dan filosofis dan membawa perubahan yang holistik pada tiap institusi yang dipimpinnya. Dalam level negara, ia dapat menjadi seorang presiden ataupun Menteri Agama yang mengerti permasalahan mendasar ummat dan mampu menghadirkan solusinya; dalam level institusi, ia dapat menjadi seorang rektor ataupun Dosen; ia juga dapat sekaligus berperan di masyarakat sebagai dai, serta berperan di ranah intelektual sebagai peneliti (MUI, DDII, IKADI); konsultan keagamaan; maupun pengamat sosial-keagamaan.

Lihat Selengkapnya Sebaran Mata Kuliah Prodi Aqidah dan Filsafat Islam

Klik Disini

Pelajari lebih lanjut tentang Program studi Aqidah dan Filsafat Islam Universitas Darussalam Gontor di website: http://afi.unida.gontor.ac.id/