MASIH JARANG KULIAH? INI DIA KARAKTERISTIK FILSAFAT DISIPLIN UNIDA

MASIH JARANG KULIAH? INI DIA KARAKTERISTIK FILSAFAT DISIPLIN UNIDA

afi.unida.gontor.ac.idUNIDA Gontor adalah Universitas berbasis pesantren, yang memiliki sistem kedisiplinan yang tinggi. Penerapan kedisiplinan mahasiswa ini telah ditanamkan semenjak mereka masih duduk di bangku KMI.  Disiplin UNIDA  ini pastinya bertujuan untuk membentuk jiwa mahasiswa itu sendiri melalui pendidikan.

Dimana ada disiplin, disitu pasti ada pelanggaran; dimana ada pelanggaran, disitu ada Evaluasi. Ya, begitulah Gontor  menanamkan prinsip “ln uriduu illal islah”; yang mana dengan prinsip itu, UNIDA menerapkankan evaluasi rutin mingguan tiap hari Kamis.   

UNIDA Kampus 4 Kediri yaitu Universitas yang mahasiswanya juga sebagai guru aktif. Kampus yang juga sebagai  pesantren ini menerapkan evaluasi mingguan tiap hari Kamis, bukan mengevaluasi kegiatan keguruannya saja tetapi mengevaluasi kegiatan kemahasiswaannya juga.

Evaluasi Kamis yang dipimpin oleh Wakil Pengasuh Pondok Modern, Al-Ustadz H. Heru Wahyudi S.Ag. di Pondok Modern Darul Ma’rifat Kediri, diawali dengan evaluasi tentang kegiatan para guru dan dilanjutkan dengan evaluasi dan pembahasan kegiatan kemahasiswaan seminggu sebelum dan sesudah itu, agar para mahasiswa guru mengetahui kegiatan kemahasiswaannya dan lebih dahulu untuk menyiapkan diri dalam hal kegiatan tersebut.

Evaluasi disiplin yang paling ditekankan yaitu disiplin kehadiran para mahasiswa. Dengan penerapan evaluasi pembacaan mahasiswa teladan dan termalas dapat meminimalkan prosentase ketidakhadiran mahasiswa guru serta membuat penekenan dalam diri mahasiswa untuk tetap tajdidu ni’ah dalam masa pengabdian dan focus dalam pendidikan akademis.

Salah Satu Penekanan Disiplin dalam Bentuk Kehadiran

Dan yang terpenting adalah bahwa penekanan hal ini sangat memberikan efek kenaikan prosentase kehadiran serta membuat mahasiswa tidak ketinggalan mata kuliahnya,”sesungguhnya ketaatan kepada guru lebih penting dari materi pembelajaran itu sendiri”, yah.. prinsip itu yang sebenarnya kita tanamkan.  Apalagi syarat untuk mengikuti ujian minimal prosentase kehadirannya 75%, sesuai dengan konsep “malas tertindas, lambat tertinggal, berhenti mati”.  

ln uridu illal islah, merupakan filsafat disiplin untuk tetap ingin dievaluasi dalam dinamika perubahan social yang lebih baik dan tetap tajdidun ni’ah atau membaharui ni’at dalam hal kebaikan”.

Pen. Andi Imam Maulana

One comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *