Rekatkan Ukhuwah, AFI selenggarakan Dzikir Bersama

Rekatkan Ukhuwah, AFI selenggarakan Dzikir Bersama

afi.unida.gontor.ac.id-Pada hari Ahad,12 January 2020 yang bertepatan dengan tanggal 16 Jumadal Ula 1441 H, mahasiswi aktif Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam divisi Mantingan menyelenggarakan acara dzikir bersama dan tazkiatun nufus di gedung Kairo Gontor Putri Kampus , Mantingan.

Acara ini dihadiri oleh beberapa dosen Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam,diantaranya  adalah Al- Ustadz Moh Isom Mudin, M.Ud, Al-Ustadz Reza Hutama Al-Faruqi, S.Fil.I., M.Ag, Al-Ustadz Hadi Fathurrizka, M.Ag, Al-Ustadz Ahmad Farid Saifuddin, M.Ag, Al-Ustadz Dedy Irawan, Lc, M.Ag ,Al-Ustadzah Maria Ulfa, M. Ag, Al-Ustadzah Nabillah Huringin, M.Ag.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk ukhuwah antara dosen dan mahasiswi-mahasiswinya dalam meningkatkan  prestasi serta sharing untuk  mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi  para mahasiswi. Agenda  ini juga bertujuan untuk  mempererat tali silaturrahmi seluruh keluarga besar Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam khususnya divisi Mantingan.

Acara  dimulai dengan pembacaan al-ma’surat bersama yang dipimpin oleh al-Ustadz Moh Isom Mudin, M.Ud dan dilanjutkan oleh tausiah yang disampaikan oleh beliau juga. “Tanpa ukhuwah kita akan terpecah-pecah, kita merupakan satu keluarga. Sesama keluarga harus saling tolong-menolong, mendoakan, dan sharing. Ini semua  adalah beberapa tujuan dari acara ini.”, terang beliau.

BACA JUGA: FAMILY GATHERING USHULUDDIN; REKATKAN UKHUWAH JALIN SILAHTURAHMI

Dalam kesempatan ini pula, Ka Prodi Aqidah dan Filsafat Islam menyampaikan perkembangan-perkembanagn Prodi, diantaranya semakin meningkatnya jumlah mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam. Tidak hanya itu,prestasi-prestasi yang di capai oleh mahasiswa dan mahasiswinya pun meningkat, dan Alhamdulillah tetap menjadi peringkat pertama dalam pengelolaan website Prodi di Universitas Darussalam Gontor, yang mana ini merupakan salah satu dari bagian dakwah dan pelajaran kita. Pada tahun ini pula  ada beberapa dosen yang melanjutkan untuk S3 dan sedang mengajukan proposal desertasinya.

Beliau juga memeberi wasiat tentang kiat-kiat menjadi mahasiswi guru, bahwa menjadi mahasiswi guru  harus bisa membagi dan mengatur waktu antara menjadi guru dan menjadi mahasiswi. Dan juga mengamalkan أعطي كلّ ذي حقّ حقّه   , maksudnya dalam masa pengabdian harus fokus terhadap segala sisi. Ketika sedang melaksanakan kewajiban pondok maka harus berkonsentrasi terhadap pekerjaan itu dan meninggalkan hal-hal yang berkaitan dengan perkuliahan, dan sebaliknya agar yang dilakukan terlaksana dan berjalan dengan lancar. Serta untuk mengamalkan , ولتنطر نفسا ما قّدمت لغد , yaitu untuk mengevaluasi kekurangan kita di masa lalu dan membuat perencanaan agar bisa menjadi lebih baik daripada hari yang kemarin (اليوم خير من الأمس ).

BACA JUGA: PELANTIKAN SEMA DAN HMP PRIODE 19-20: BERKHIDMALAH DENGAN SEBENAR-BENAR KHIDMA

Dalam mengisi tadzkiatun nufus ini, beliau juga merujuk pada wejangan ibnu ‘Athaillah yang artinya :  Di antara tanda matinya hati, adalah tidak adanya perasaan sedih atas ketaatan yang kau lewatkan dan tidak adanya perasaan menyesal atas kesalahan yang kau lakukan.

Beliau juga mengingatkan para mahasiswi agar selalu menggenggam hadist Rasulullah خير الناس أنفعهم للنلس  . Dan yang terakhir beliau berpesan bahwa para mahasiswi harus berdoa, minta doa dan mendoakan, serta tidak lupa menyerahka segala urusan kita kepada Allah Subhanahu Wata’ala. لا معبود إلاّ اللّه

suasana Dzikir bersama mahasiswi afi kampus mantingan
Suasana Dzikir Bersama Mahasiswi AFI Kampus Putri Mantingan
Sharing Dengan Para Dosen Pembimbing Akademik Selepas Kegiatan Dzikir Bersama
Sharing Dengan Para Dosen Pembimbing Akademik Selepas Kegiatan Dzikir Bersama

Rep : Sarah Kurnia Dewi Lubis (AFI/2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *